Mengabadikan Foto-Foto Spektakuler di Tokyo Trick Art Museum

Bertarung dengan ninja, berhadapan dengan monster dan hantu, lalu tiba di mulut hiu yang menganga? Semua petualangan seru itu bisa kita alami sekaligus di Odaiba, Tokyo.

Memang bukan sungguhan sih, karena semua hanya tipuan mata yang bisa dinikmati di Tokyo Trick Art Museum.

Tokyo Trick Art Museum

Pembagian area di Tokyo Trick Art Museum didasarkan pada empat tema berbeda. Ada Edo Era, Haunted Mansion, Trick Art Gallery, serta Puzzle Area. Tentu yang paling unik dan tak dapat dijumpai di museum serupa di negeri lain adalah area pertama dan kedua.

Satu benda yang tak boleh lupa dibawa adalah kamera. Meski demikian, ini bukan tempat untuk melakukan swafoto atau selfie. Jadi, jangan datang sendirian supaya bisa bergiliran menjadi model dan mengambil foto sekaligus menjadi pengarah gaya.

Kreativitas dan kemahiran memainkan mimik wajah jadi penentu bagus tidaknya kenang-kenangan foto yang diabadikan.

Tapi jangan khawatir, karena di setiap obyek foto disediakan panduan dalam dua bahasa untuk mengarahkan sudut pengambilan foto yang tepat, supaya efek tipuan mata nampak nyata.

Edo Era

Di area bertema Edo Era, kita serasa dibawa mejelajah waktu kembali ke Zaman Edo di Jepang.

Kita bisa ikut masuk dalam aktivitas sehari-hari di era itu, seperti mengusung tandu untuk seorang geisha. Kita juga tak perlu belajar seni bela diri apapun untuk bisa melayang ke langit-langit melawan para ninja.

Haunted Mansion

Lalu, bersiaplah menjumpai makhluk-makhluk gaib dalam legenda populer Jepang di area Haunted Mansion. Monster dan hantu di sini pun akrab dengan kamera, sehingga bisa tertangkap dalam foto.

Justru kita yang bisa menjadi hantu tanpa bayangan, dengan trik yang ditampilkan di salah satu ruangan. Kemampuan akting kita bisa diuji dengan mimik wajah ketakutan saat berfoto di area Haunted Mansion.

Meskipun temanya horor dan seram, namun jangan heran jika justru gelak tawa yang akan terdengar di sepanjang koridor. Inilah asyiknya berpura-pura takut, karena seringkali melihat pose ketakutan justru menjadi lucu ketika dilihat orang lain.

Trick Art Gallery

Di area berikutnya, yaitu Trick Art Gallery, kita bisa melihat lukisan aneka satwa serta berbagai masterpiece ternama dari maestro dunia.

Bedanya, tentu di sini kita bisa ikut berinteraksi di dalam lukisan. Hati-hati dengan pelukan gorila dan waspadai kejaran mamoth yang tampak keluar dari bingkai lukisan.

Spot paling favorit yang tak boleh lupa dijepret adalah mulut hiu yang menganga, sehingga dalam foto tampak kita nyaris jadi santapan sang predator laut.

Puzzle Area

Terakhir, di puzzle area, kita disajikan dengan ilusi visual yang mengecoh mata. Di sini kita diuji untuk bisa menemukan gambar yang sebenarnya tersembunyi. Silakan buktikan apakah mata benar-benar bisa menipu pikiran kita.

Biasanya, jika berkunjung di hari kerja, museum ini tidak terlalu padat pengunjung.

Artinya, kita bisa lebih puas menghabiskan waktu untuk bereksperimen dengan trik yang mengecoh mata. Kalau perlu, pengambilan foto bisa diulang beberapa kali hingga hasilnya sempurna.

Setelah menghabiskan beberapa jam menjelajah Tokyo Trick Art Museum, agenda selanjutnya tentu mengunggah hasil foto-foto spektakuler kita ke media sosial, yang pasti mengundang seribu satu komentar.

Akses

Alamat:
1-6-1 Daiba, Decks Tokyo Beach Island Mall 4F
Tel: +81 3-3599-5191

Stasiun Terdekat:
Daiba Station (Yurikamome Train Line)

Jam Operasional:
11.00 – 21.00

Tiket:
Dewasa – ¥900
Anak – ¥600

Keyword

Writer