shutterstock_680206861

10 Upacara Tradisional Unik di Tangerang Selatan

Wilayah Tangerang Selatan merupakan daerah pemekaran dari wilayah Tangerang. Wilayah Tangerang Selatan sendiri juga dikenal sebagai wilayah yang padat dengan penduduknya.

Segala macam aktifitas juga bisa kita temukan di Tangerang Selatan ini.

Di Tangerang Selatan ini kita bisa menemukan beberapa upacara tradisional yang unik yang sering dilakukan oleh masyarakat Tangerang Selatan.

Yuk kita simak bersama ulasan informasi tentang upacara tradisional unik yang ada di wilayah Tangerang Selatan!

10 Upacara Tradisional Unik di Tangerang Selatan

Berikut ini merupakan daftar dari 10 upacara tradisional unik yang bisa kita temukan di wilayah Tangerang Selatan.

Upacara – upacara tradisional apa sajakah itu? Yuk kita temukan bersama jawabannya di uraian informasi yang tertera di bawah ini! Mari kita simak bersama! Cekidot!

1. Sedekah Bumi

Sedekah Bumi di Tangerang Selatan biasanya dilakukan oleh para petani yang sedang menikmati hasil panennya yang berhasil.

Sedekah Bumi ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada Sang Pencipta dimana masyarakat Tangerang Selatan sudah dikaruniai hasil panen yang melimpah.

Sedekah Bumi biasanya dipimpin oleh pemangku adat untuk kemudian dilanjutkan dengan acara doa dan diakhiri dengan sebuah pesta rakyat dengan menghadirkan aneka macam kesenian khas warga setempat.

2. Sunatan

Sunatan juga merupakan salah satu upacara tradisional yang bisa ditemukan di Tangerang Selatan.

Upacara Sunatan ini bertujuan untuk membersihkan kotoran dan mensucikan kemaluan anak laki – laki yang sudah beranjak akil baligh.

Upacara Sunatan ini menghadirkan seorang juru sunat dimana nantinya dia akan menyunat anak laki – laki yang ingin bersunat.

Setelah prosesi sunatan selesai maka nantinya pihak keluarga akan mengadakan syukuran atau pesta sunatan dengan acara ramah tamah dan makan bersama dengan mengundang tetangga serta tamu undangan.

3. Upacara Menguburkan Ari – Ari

Upacara menguburkan ari – ari juga dikenal oleh masyarakat Tangerang Selatan.

Warga yang biasanya dikaruniai momongan dimana ari – ari sang buah hati, nantinya akan dirawat dan dikuburkan di tanah sekitar pekarangan rumah.

Upacara menguburkan ari – ari ini merupakan salah satu tradisi khas masyarakat Indonesia yang sudah sangat membudaya sekali.

Tak heran jika upacara menguburkan ari – ari ini juga bisa kita temukan di wilayah Tangerang Selatan.

4. Yalil

Jika di Kota Tangerang dikenal dengan istilah Buka Pintu pada upacara pernikahan mereka di Tangerang Selatan dikenal adat Yalil yang hampir mirip Cuma beda penamaannya saja.

Yalil adalah upacara penerimaan pengantin laki – laki oleh pengantin perempuan dimana pengantin perempuan akan masuk ke dalam rumah dan menutup pintunya.

Pihak pengantin laki – laki akan mendatangi rumah pengantin perempuan dimana pihak pengantin perempuan akan membukakan pintu rumah untuknya sebagai simbol bahwa pengantin laki – laki diterima dengan tulus oleh pihak pengantin perempuan.

5. Mapag Jawadah

Mapag Jawadah adalah prosesi dimana pihak pengantin perempuan akan mendatangi rumah pihak pengantin laki – laki untuk menjemput aneka makanan kecil yang biasa disebut Jawadah yang terdiri atas kue lapis, pisang setandan, tebu wulung, tumpeng kecil dari beras ketan dan sebagainya.

Dalam perjalanan menuju pulang ke rumah pengantin perempuan, seluruh rombongan akan bernyanyi dan bersholawat di sepanjang perjalanannya.

Mapag sendiri berarti menjemput, sedangkan Jawadah adalah makanan ringan atau makanan kecil.

Tak heran jika prosesi upacara ini disebut dengan istilah Mapag Jawadah.

6. Nakeni

Nakeni adalah prosesi dimana pihak keluarga calon pengantin perempuan datang ke rumah pihak pengantin laki – laki untuk menanyakan apakah pihak pengantin laki – laki merupakan sosok yang pantas untuk pihak pengantin perempuan.

Nakeni sendiri berarti menanyakan, dalam hal ini pihak keluarga pengantin perempuan hendak memastikan bahwa anak perempuannya nantinya ada di tangan yang benar dan baik.

Nakeni dilakukan untuk mendapatkan kepastian seorang menantu laki – laki yang baik dan bertanggung jawab.

7. Mastekaken

Mastekaken adalah prosesi dimana pihak keluarga pengantin laki – laki mengutus wakilnya setelah Nakeni dilakukan.

Dalam prosesi Mastekaken ini pihak utusan pengantin laki – laki akan berembug perihal hari dan tanggal kapan resminya diadakan pernikahan untuk kedua belah pihak.

Mastekaken biasanya juga disertai dengan pemberian seperangkat pakaian untuk pihak pengantin perempuan.

Mastekaken berarti memastikan dimana inti dari upacara adat ini adalah untuk memperjelas perihal kapan hari dan tanggal pernikahan akan digelar.

8. Upacara Seba

Upacara Seba juga dikenal di wilayah Tangerang Selatan, karena wilayah Tangerang Selatan juga dihuni oleh Suku Baduy.

Suku Baduy ketika sedang panen di ladang huma mereka, mereka mengadakan Upacara Seba sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan rasa terima kasih mereka atas hasil panen yang melimpah.

Biasanya Upacara Seba ini dilakukan dengan memberikan beberapa hasil panen mereka secara simbolis kepada para pemimpin wilayah di tempat mereka.

Atau dengan kata lain adalah sebagai upeti atas hasil bumi yang mereka panen selama ini kepada pihak penguasa.

9. Mapag Pengantin

Alhamdulillah…lancar hari ini 😇😇 #mapagpengantin#upacaraadatsunda#kjspercussion

Damar Ranti D.Tさん(@damarranti)がシェアした投稿 –

Sebelum mengadakan akad pernikahan, biasanya warga Tangerang Selatan melakukan upacara Mapag Pengantin dimana pihak pengantin laki – laki akan disambut secara meriah oleh pihak keluarga pengantin perempuan dengan sambutan yang spesial.

Pada prosesi Mapag Pengantin ini pihak pengantin laki – laki akan disuguhi tarian yang merupakan bentuk penghormatan dan penerimaan mereka dari hati yang paling dalam kepada tamu spesial mereka yaitu pihak pengantin laki – laki.

Mapag Pengantin ini dilakukan sebelum akad pernikahan dilakukan oleh pihak mempelai pengantin.

10. Tahlilan

Tahlilan juga menjadi upacara tradisional yang dilakukan oleh warga Tangerang Selatan.

Tahlilan ini ditujukan untuk mengirimkan doa dan dzikir kepada pihak keluarga yang meninggal dunia agar arwahnya tenteram di alam sana sekaligus sebagai sarana untuk memintakan pengampunan Tuhan atas kesalahan – kesalahannya selama hidup di dunia.

Tahlinan biasanya dipimpin oleh seorang pemuka agama dimana dirinya akan memimpin prosesi Tahlilan ini dengan khidmat dan baik.

Tahlilan memang sudah menjadi budaya yang dikenal meluas di Indonesia.

Itulah daftar dari 10 upacara tradisional yang unik yang bisa kita temukan di wilayah Tangerang Selatan.

Upacara – upacara tradisional tersebut merupakan warisan budaya yang masih dipegang teguh oleh warga Tangerang Selatan hingga sekarang ini.

Sebuah informasi hangat yang menarik bukan? Kita bisa mendapatkan tambahan wawasan pengetahuan seputar upacara – upacara tradisional di wilayah Tangerang Selatan.

Semoga kalian terpuaskan! Salam.

Lihat Juga

10 Upacara Tradisional Unik di Tangerang
10 Upacara Tradisional Unik di Palembang
10 Upacara Tradisional Unik di Bandung

Keyword

Writer