shutterstock_649675405

10 Upacara Tradisional Unik di Depok

Kota Depok adalah salah satu kota yang dekat dengan wilayah Kota Jakarta. Kota Depok terbilang memiliki lokasi yang cukup strategis.

Budaya di Kota Depok juga bisa dilihat dalam kehidupan masyarakatnya di kehidupan sehari – hari mereka.

Di Kota Depok kita bisa menemukan aneka macam upacara tradisional yang unik khas Kota Depok.

Yuk kita simak bersama ulasan informasi mengenai upacara tradisional yang unik yang bisa kita temukan di wilayah Kota Depok ini!

10 Upacara Tradisional Unik di Depok

Berikut ini merupakan daftar dari 10 upacara tradisional yang unik yang ada di wilayah Kota Depok.

Upacara – upacara tradisional apa sajakah itu? Yuk kita temukan jawabannya melalui penjelasan informasi yang tertera di bawah ini! Cekidot!

1. Sawer Pengantin

Sawer Pengantin merupakan upacara adat yang dilakukan pada saat prosesi pernikahan.

Setelah akad ijab kabul selesai Sawer Pengantin dilakukan dengan cara memberikan sebuah wejangan atau nasehat bijak kepada kedua pengantin dimana nasehat atau wejangan tersebut nantinya berguna bagi kedua pengantin dalam menjalani kehidupan berumah tangga kelak.

Sawer Pengantin ini biasanya dilakukan oleh seorang pemuka agama atau ketua adat setempat yang dituakan.

Sawer Pengantin ini merupakan sarana untuk memberikan petuah bijak agar kedua pangantin bisa menjalani kehidupan rumah tangga dengan bahagia

2. Sunatan

Sunatan juga dikenal di Kota Depok.

Tradisi Sunatan ditujukan kepada anak laki – laki yang sedang menginjak usia dewasa dimana anak laki – laki tersebut dibersihkan kemaluannya sehingga dirinya bisa suci secara lahir dan bathin.

Sunatan sendiri merupakan tradisi dari Agama Islam yang sangat dianjurkan agar anak laki – laki bisa sehat, bersih, dan suci sehingga dirinya bisa dianggap sudah dewasa dalam kehidupannya di hadapan keluarga dan masyarakat.

Sunatan biasanya disertai dengan sebuah pesta perayaan dimana keluarga yang merayakan Sunatan ini biasanya mengundang kerabat, tetangga dan tamu undangan untuk memeriahkannya.

3. Tahlilan

Tahlilan adalah sebuah prosesi dimana jika ada pihak keluarga yang meninggal maka dalam hitungan hari tertentu akan dilakukan acara pengiriman doa dan dzikir dimana biasanya akan dipimpin oleh seorang pemuka agama yang dihadiri oleh keluarga, sanak kerabat, tetangga dan tamu yang diundang.

Tahlilan sendiri merupakan peninggalan dari Walisongo yang sudah membudaya di seluruh Indonesia dimana Tahlilan ditujukan untuk mengirimkan doa kepada pihak yang meninggal agar diberikan ampunan dosa dan diberikan sebuah tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

4. Kubur Ari – Ari

Kubur Ari – Ari adalah upacara tradisional dimana setelah seorang anak dilahirkan oleh ibunya lewat persalinan, maka placenta atau ari – ari dari si bayi akan dikuburkan.

Biasanya ari – ari ini akan dibungkus dengan sebuah kain putih dimana ari – ari ini nantinya akan dikuburkan di pekarangan sekitar rumah.

Hal tersebut memang merupakan sebuah perkawinan budaya antara budaya Hindu di tanah Jawa dengan budaya Islam yang kini sudah dipeluk oleh banyak masyarakat di Pulau Jawa, termasuk di Kota Depok.

5. Turun Tanah

akyさん(@meyie_chalvaly)がシェアした投稿

Turun Tanah adalah upacara tradisional dimana anak bayi harus menginjakkan kakinya di tanah untuk pertama kalinya.

Turun Tanah biasanya dilakukan dengan sebuah prosesi adat dimana anak akan didandani dan diajak keluar rumah untuk menginjakkan kakinya di tanah pekarangan rumah.

Dalam prosesi acara Turun Tanah ini anak akan diberikan sebuah hadiah dimana anak bayi tersebut harus mengambilnya sendiri.

Konon apa yang diambil oleh si anak bayi, maka akan menentukan kehidupan kedepannya bagi si anak. Misal si bayi mengambil uang maka si bayi dipercaya akan pintar dan mudah dalam mencari rejeki di kehidupannya kelak.

6. Seren Taun

Dedi Suhendraさん(@d3d1s)がシェアした投稿

Seren Taun adalah upacara tradisional khas yang dilakukan oleh warga Kota Depok terutama yang berprofesi sebagai petani.

Seren Taun ini dilakukan pada saat masa panen padi, dimana upacara Seren Taun ini dijadikan sebagai sarana untuk berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan panen dari tahun ke tahun yang telah dinikmati oleh warga.

Seren Taun dilakukan dengan cara menghadirkan kembali pantun – pantun pujian untuk Dewi Sri yang dianggap sebagai Dewi Padi atau Dewi Kesuburan di tanah Jawa.

Aneka macam kesenian alat musik angklung juga digelar untuk memeriahkan upacara Seren Taun untuk para petani ini.

7. Siraman

Siraman adalah upacara tradisional untuk pengantin perempuan yang juga dianut oleh masyarakat Depok.

Siraman dilakukan untuk membersihkan kotoran yang menempel di tubuh pengantin perempuan agar pengantin perempuan bisa bersih dan suci secara lahir maupun bathin.

Siraman ini dilakukan sebelum upacara pernikahan dilakukan. Siraman sendiri dilakukan dengan mengguyurkan atau memandikan pengantin perempuan dengan air yang berisi kembang setaman.

Prosesi Siraman ini juga dianggap sakral dimana pihak pengantin perempuan memang harus melakoni proses Siraman ini untuk pernikahannya.

8. Aqiqah

Aqiqah yang merupakan ajaran dari Agama Islam juga dianut di wilayah Kota Depok. Aqiqah sendiri merupakan acara dimana anak yang lahir ke dunia wajib ditebus dengan sebuah hajatan berupa menyembelih kambing.

Untuk anak perempuan maka maharnya adalah 1 ekor kambing, sedangkan untuk anak laki – laki maka maharnya adalah 2 ekor kambing.

Aqiqah sendiri dilakukan bukan hanya untuk berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, melainkan juga sebagai sarana untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Dalam Aqiqah biasanya dilakukan pula proses pemberian nama untuk si bayi.

9. Temu Pengantin

Temu Pengantin adalah prosesi dimana pengantin pria dengan pengantin wanita dipertemukan dalam sebuah acara.

Temu Pengantin ini dilakukan dengan cara mempertemukan rombongan pengantin pria dengan pihak pengantin wanita dimana si wanita harus membersihkan kaki dari suaminya sebagai simbol bakti dan rasa hormatnya untuk pengantin pria sebagai suaminya.

Temu Pengantin ini merupakan salah satu prosesi upacara tradisional yang biasanya digelar dalam sebuah acara pernikahan di Kota Depok.

10. Kirab Beduk

Kirab Beduk merupakan acara khas Kota Depok dimana masyarakat Kota Depok pada saat malam takbiran atau malam sebelum hari lebaran berkeliling untuk bertakbiran sambil menabuh beduk dan menyuarakan takbir kemenangan setelah 1 bulan lamanya mereka berpuasa.

Acara Kirab Beduk ini menjadi salah satu acara rutin yang digelar oleh warga Kota Depok untuk merayakan hari kemenangan di hari lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.

Acara bertakbir berkeliling sambil menabuh beduk ini memang menjadi salah satu tradisi yang khas bagi warga Kota Depok.

Itulah daftar dari 10 upacara tradisional yang unik yang khas dari wilayah Kota Depok.

Upacara – upacara tradisional diatas merupakan warisan budaya dari para leluhur yang melengkapi kekayaan budaya bangsa Indonesia yang masih tetap terjaga hingga sekarang ini.

Sebuah sajian informasi yang menarik bukan? Semoga kalian terpuaskan dengan sajian informasi diatas.

Selamat berjumpa lagi di lain kesempatan. Sampai Jumpa! Salam.

Lihat Juga

10 Tempat Wisata Terbaik di Kota Depok
7 Toko Mainan Terlengkap dan Termurah di Kota Depok
10 Shopping Mall Terbesar di Kota Depok

Keyword

Writer