shutterstock_654927529

10 Upacara Tradisional Unik di Tangerang

Kota Tangerang adalah salah satu kota yang dikenal dengan penduduknya yang sangat padat di Indonesia.

Kota Tangerang juga memiliki lokasi yang cukup strategis.

Aneka macam budaya bisa kita temukan di Kota Tangerang ini.

Di Kota Tangerang terdapat beberapa macam upacara tradisional unik khas warga Kota Tangerang.

Yuk kita simak bersama ulasan informasi tentang upacara tradisional di wilayah Kota Tangerang ini!

10 Upacara Tradisional Unik di Tangerang

Berikut ini merupakan daftar dari 10 upacara tradisional yang unik dan khas dari Kota Tangerang. Upacara – upacara apa sajakah itu?

Yuk kita simak bersama ulasannya lewat penjelasan informasi yang tertera di bawah ini! Cekidot!

1. Sekedah Bumi

Sedekah Bumi adalah upacara tradisional khas Kota Tangerang dimana upacara ini dilakukan oleh para petani atau nelayan guna sebagai ungkapan rasa syukur mereka ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan nikmat panen yang mereka rasakan.

Hajatan Sekedah Bumi ini dilakukan dengan cara berdoa bersama dengan hasil bumi di sekitarnya dimana pada akhir acara akan dilakukan berbagai macam kesenian lokal yang turut memeriahkan acara Sedekah Bumi yang dilakukan oleh warga Kota Tangerang ini.

Sedekah Bumi ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh petani ataupun nelayan di wilayah Tangerang.

2. Ngolotkeun

Ngolotken adalah prosesi dimana pihak keluarga pengantin laki – laki mengirimkan utusan untuk melakukan observasi dan pengamatan kepada calon pihak pengantin perempuan tentang status apakah calon pengantin perempuan masih berstatus single atau tidak.

Tradisi Ngolotkeun ini hingga kini masih ada meski kehidupan modern sudah menghinggapi kehidupan sehari – hari masyarakat Kota Tangerang.

Ngolotkeun ini dilakukan untuk memastikan status pihak pengantin perempuan sehingga prosesi berikutnya bisa dilakukan dengan lancar.

3. Seserahan

Seserahan merupakan prosesi dimana pihak calon mempelai laki – laki memberikan hadiah atau barang seserahan kepada pihak calon mempelai perempuan setelah acara Ngolotkeun dilakukan.

Seserahan ini dilakukan dengan cara pihak calon mempelai laki – laki datang ke rumah dengan rombongan dan memberikan barang – barang seserahan kepada pihak keluarga calon mempelai perempuan.

Seserahan ini dilakukan sebagai ungakapan untuk meminang pihak calon mempelai perempuan sebelum dilakukan acara akad nikah pada proses pernikahan yang akan mereka jalani kelak.

4. Buka Pintu

Tradisi Buka Pintu adalah proses dimana pengantin laki – laki akan diterima oleh pihak pengantin perempuan.

Buka Pintu dilakukan dengan cara pihak pengantin perempuan akan masuk ke dalam rumah dan menutup pintu rumahnya, dan pihak pengantin laki – laki akan mendatangi rumahnya sambil mendendangkan sebuah lagu.

Jika pintu rumah sudah dibuka, maka hal tersebut menandakan bahwa pihak pengantin pria diterima secara lahir bathin oleh pihak pengantin perempuan dalam kehidupan pribadinya.

5. Huap Lingkup

020417#huaplingkup#

winnaさん(@winattian)がシェアした投稿 –

Huap Lingkup adalah prosesi dimana kedua pengantin yang sedang menikah akan disuapi oleh sesepuh adat.

Huang Lingkup ini ditujukan sebagai simbol pemberkatan oleh pemangku adat setempat atas pernikahan yang dijalani oleh pihak pengantin laki – laki dengan pihak pengantin perempuan.

Kedua mempelai akan dipersilakan duduk diatas sebuah tikar, dan pemangku adat akan menyuapi mereka dengan nasi yang sudah disiapkan.

Huang Lingkup ini menjadi salah satu prosesi upacara adat tradisional pernikahan khas wilayah Kota Tangerang.

Hingga kini Huang Lingkup masih dipertahankan oleh masyarakat Kota Tangerang.

6. Ngeroncong

Ngeroncong adalah prosesi yang dilakukan oleh pihak pengantin laki – laki dengan pihak pengantin perempuan dimana mereka berdua akan menerima uang receh dari keluarga dan para tamu undangan.

Kedua mempelai pengantin akan ditempatkan diatas kursi yang dialasi kain batik biru kemudian kerabat, keluarga, dan para tamu undangan akan menyalami para pengantin satu per satu kemudian memberikan keduanya uang receh di sebuah tempat yang sudah disediakan.

Ngeroncong ini merupakan salah satu tradisi pernikahan yang unik yang bisa kita temukan di Kota Tangerang.

7. Upacara Seba

Upacara Seba adalah upacara adat khas Suku Baduy yang ada di Kota Tangerang. Upacara Seba ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur mereka karena telah berhasil mengalami masa panen di ladang huma mereka.

Inti dari acara Upacara Seba ini dilakukan seserahan hasil panen ladang huma dari para petani kepada pihak pemerintah selaku pimpinan wilayah di tempat mereka.

Upacara Seba ini sering menjadi tontonan para wisatawan yang sedang berwisata di wilayah Suku Baduy di wilayah Kota Tangerang.

8. Ciotau

Ciotau adalah upacara tradisional khas warga China keturunan yang ada di wilayah Tangerang dimana Ciotau ini merupakan warisan adat budaya yang berasal dari Dinasti Manchu.

Ciotau ini dilakukan oleh pihak kedua pengantin dimana para pengantin wajib menyalin rambut mereka keatas.

Setelah selesai maka pihak kedua pengantin akan menyantap 12 mangkuk makanan yang disediakan khusus untuk mereka berdua.

Yang unik dari adat tradisional ini adalah kedua pengantin wajib memakai baju khas dinasti Manchuria layaknya sebuah adegan di film mandarin.

9. Ngedulangi

Ngedulangi adalah proses upacara adat dimana pihak pengantin laki – laki dengan pihak pengantin perempuan akan saling melakukan acara saling memberikan makan dan minum satu dengan lainnya.

Ngedulangi sendiri ditujukan sebagai sarana untuk menyatukan hati dan jiwa para pengantin agar lebih menyatu untuk kedepannya.

Ngedulangi ini dilakukan setelah prosesi Ngeroncong selesai dilakukan. Tentu Ngedulangi ini memiliki makna filosofi yang cukup mendalam untuk kedua mempelai pengantin.

10. Ngarak Pengantin

Ngarak Pengantin di Kota Tangerang ini bukanlah mengarak pengantin untuk berpawai keliling, namun lebih kepada mengajak para pengantin untuk berkeliling menghampiri para kerabat dan tamu undangan untuk menyalami guna mengucapkan rasa terima kasihnya telah berkenan hadir di pesta pernikahannya.

Ngarak Pengantin dilakukan dengan iringan musik rebana dan doa puji pujian kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ngarak Pengantin ini merupakan ending dari acara pernikahan yang digelar oleh pasangan pernikahan di Kota Tangerang.

Itulah daftar dari 10 upacara tradisional yang unik yang bisa kita temukan di wilayah Kota Tangerang.

Upacara – upacara diatas merupakan bagian dari kekayaan bangsa Indonesia yang hingga kini masih dijaga erat keberadaannya meski arus modernisasi menerpa.

Sebuah sajian informasi yang menarik bukan?

Semoga kalian terpuaskan dengan sajian informasi diatas! Yuk kita cintai budaya bangsa Indonesia yang asli! Salam.

Lihat Juga

10 Kafe terbaik di Tangerang
10 Upacara Tradisional Unik di Jakarta
10 Upacara Tradisional Unik Khas Pulau Dewata, Bali

Keyword

Writer