8 Hal Yang Harus Diketahui Sebagai Orang Indonesia Ketika “Backpacker-an”

Backpacker adalah istilah umum yang diberikan pada wisatawan yang berpergian dengan menggunakan Backpack, tas yang digendong dipunggung atau Ransel.

Backpacker umumnya mempunyai ciri-ciri yang membedakan turis jenis ini dengan turis lainnya yang menggunakan koper.

Perjalanan seorang backpacker adalah pejalan mandiri yang selalu menggunakan penginapan sederhana untuk menghemat pengeluaran biaya.

Seorang backpacker harus mampu mengelola pengaturan perjalanan tanpa bantuan travel agent mulai dari pemesanan tiket hingga susunan perjalanan atau itinerary.

Kejelian dalam peyusunan anggaran biaya penginapan, makanan dan lainnya harus dipersiapkan denganl matang.

Backpacker identik dengan perjalanan ke luar negeri, meskipun sebenarnya perjalanan dalam negeri dapat juga dikatakan backpacker yang sedang melakukan backpacking.

Jalan-jalan ke Luar Negeri sebelum era Millenium adalah sesuatu yang mahal. Namun, diera digital sekarang ini ke Luar Negeri dapat dilakukan oleh setiap orang, seperti Backpacker.

Backpacker merupakan pelancong yang menikmati keindahan suatu daerah atau negara lain dengan menggunakan dana minim.

Biaya Hidup di Luar Negeri itu Mahal!

Backpacking ke luar negeri dengan biaya yang minim adalah hal yang susah-susah gampang karena diperlukan ketelitian dalam pengaturan anggaran selama perjalanan.

Biaya hidup diluar negeri terbilang mahal, apalagi jika perjalanan dilakukan di negara maju seperti Amerika, Jerman, Singapura dan negara lainnya.

Melakukan pencarian diinternet tentang standar biaya hidup perhari adalah hal mutlak yang dilakukan untuk bisa melakukan estimasi biaya pengeluaran, seperti biaya hostel, biaya sekali makan dan biaya transportasi tentunya.

Perhatikan Prakiraan Cuaca

Backpacking dimusim winter, mengharuskan kamu untuk membawa baju hangat tebal, syal dan keperluan lainnya yang membuat bagasi atau backpack kamu hampir setengahnya dipenuhi jaket hangat.

Sedangkan dimusim summer, bagasi atau backpack tidak memerlukan pakaian atau jaket hangat sehingga backpacking dimusim ini lebih meringankan beban bawaan pada ransel.

Mengumpulkan informasi tentang perkiraan cuaca negara tujuan saat melakukan perjalanan penting untuk dilakukan. Salah satu caranya adalah dengan mengunduh aplikasi prakiraan cuaca untuk mengetahui kondisi cuaca setiap saat.

Nilai Rupiah yang Rendah

Nilai Mata uang Indonesia tergolong rendah dibandingkan dengan nilai mata uang asing lainnya. Menyiapkan uang tunai sesuai mata uang negara tujuan.

Untuk memudahkan dalam pembayaran saat di bandara, ada baiknya harus menyiapkan uang sesuai kebutuhan hari pertama.

Khususnya bagi negara yang menggunakan sistem Visa On Arrival (VOA).

Penukaran mata uang sebaiknya dilakukan saat nilai mata uang negara tujuan dalam posisi rendah dan jangan menukarkan Rupiah di Luar Negeri karena nilainya menjadi sangat kecil.

Untuk di Malaysia dan Singapura menukarkan Rupiah memiliki syarat khusus yaitu penukaran minimal Rp. 500.000,- sampai Rp 1.000.000,- namun ada juga yang mengisyaratkan dibawah itu.

Sebaiknya membawa mata uang Dollar Amerika adalah cara terbaik karena seluruh dunia menerima mata uang ini sehingga mudah ditukarkan ke mata uang lokal.

Menjadi Duta Bangsa Indonesia

Secara langsung kamu sudah menjadi Duta Bangsa! Saat melakukan backpacking tentunya akan bertemu dengan backpacker dari segala penjuru dunia. Kesempatan kamu memperkenalkan bumi pertiwi ini kepada para pelancong.

Membawa souvenir khas daerah kamu adalah trik untuk mempromosikan Indonesia seperti gantungan kunci Monumen Nasional (Monas). Jadi, backpacker adalah duta bangsa!

Bahasa Inggris itu Penting

Untuk memudahkan perjalanan, mengetahui bahasa setempat adalah penting khususnya percakapan sehari-hari walaupun bagian luarnya saja seperti ucapan terima kasih.

Jika tidak memiliki waktu untuk mempelajari bahasa lokal, ada baiknya menggunakan Bahasa Inggris.

Memahami Bahasa Inggris akan sangat membantu selama perjalanan karena umumnya hampir setiap negara warganya bisa melakukan percakapan Bahasa Inggris utamanya dikawasan objek wisata.

Dalam masa perjalanan kamu akan tersadar betapa pentingnya Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Saat kembali ke tanah air, hal ini menjadi motivasi untuk lebih giat untuk mempelajari lebih dalam Bahasa Inggris.

Makanan Indonesia Ternyata Enak!

Makanan luar negeri identik dengan olahan hasil gandum seperti roti, pizza, burger.

Untuk minggu pertama makanan tersebut masih dapat diterima oleh lidah kamu, namun di minggu berikutnya biasanya akan rindu dengan makanan Indonesia.

Menemukan makanan khas Indonesia tidaklah mudah, jika menemukan harganya pasti selangit.

Saat menikmati makanan khas Indonesia, serasa menikmati surga dunia! Kamu akan tersadar bahwa makanan Indonesia benar-benar enak dan tiada duanya.

Kenapa tidak, olahan rempah yang beraneka ragam, rasa yang menggetarkan lidah dan tenggorokan.

Dibandingkan dengan cita rasa makanan barat yang rasa hambar karena lidah kamu belum terbiasa.

Jangan Manja!

Backpacker adalah pejalan mandiri. Maksudnya segala sesuai yang terjadi saat melakukan perjalanan kamu yang mengatur sendiri tanpa mengandalkan bantuan orang lain.

Saat meninggalkan pintu rumah, niatkan dalam hati bahwa kamu harus tegar dan berani.

Jika menemukan masalah seperti nyasar, janganlah lekas putus asa karena ini adalah bagian dari nikmatnya perjalanan.

Jika sakit, kamu harus bisa menangani sendiri dengan langsung ke Rumah Sakit terdekat tanpa harus menghubungi keluarga untuk mengantar ke Rumah Sakit, kecuali betul-betul penyakit serius.

Untuk itu, disarankan untuk membeli asuransi perjalanan dan membawa obat-obatan pribadi untuk
mencegah hal yang tidak diinginkan.

Hati-Hati Roaming!

Telepon genggam adalah benda yang wajib dibawa saat melakukan backpacking, hal ini dapat membantu saat menghubungi keluarga atau kerabat dimana pun berada.

Salah satu pengeluaran yang kadang terlupakan adalah biaya pulsa selama diluar negeri.

Jika menggunakan operator Indonesia keluar negeri, hati-hati saat mengirim/menerima pesan singkat termasuk telpon.

Kenapa? Karena kamu akan kaget dengan pemotongan pulsa atau biaya penggunaan pulsa nantinya.

Biarkan telepon berdering dan jangan sekali-kali mengangkatnya karena perhitungan penggunaan pulsa adalah roaming internasional.

Salah satu trik untuk mengakalinya adalah dengan mengganti kartu operator lokal atau gunakan wifi gratis ditempat umum untuk komunikasi via Skype atau fasilitas lainnya.

Setelah melakukan perjalanan di Luar Negeri dengan metode backpacker berarti kamu sudah berhasil belajar berhemat, memperluas pertemanan dan lebih mandiri.

Tiba di Indonesia, kamu akan sadar bahwa Indonesia itu indah dan tiada duanya!

Keyword

Writer